PMIIRAYONALHIKAM — Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Rayon Al-Hikam merancang sejumlah program strategis usai merampungkan agenda pemilihan ketua baru. Fokus utama kepengurusan periode mendatang tertuju pada peningkatan kualitas organisasi serta penguatan solidaritas internal.
Ketua Rayon PMII Al-Hikam terpilih, Yon Adit, menyatakan bahwa langkah awal kepemimpinannya pascapemilihan akan dibuka dengan forum upgrading organisasi. Program ini dirancang untuk menyesuaikan ritme kerja organisasi dengan perkembangan zaman yang kian dinamis.
“Dengan adanya forum upgrading, organisasi akan berkembang mengikuti zaman serta meningkatkan kualitas yang lebih baik. Kami membangun kerja sama dengan meningkatkan solidaritas dari setiap pengurus agar tercipta komunikasi yang lebih baik,” ujar Yon Adit.
Selain pembenahan internal, kepengurusan baru ini juga menyiapkan ruang diskusi inkubatif bagi seluruh kader. Salah satu agenda utama yang akan dihidupkan kembali adalah tradisi membaca dan membedah buku atau “Mabar Buku”.
Yon Adit menegaskan bahwa budaya literasi sangat krusial bagi tradisi kritis mahasiswa modern. Menurutnya, status sebagai mahasiswa menuntut pola pikir yang lebih analitis dan bernalar tajam dibanding saat masih duduk di bangku sekolah.
Guna mempererat keakraban antaranggota, ruang diskusi tersebut akan dikemas secara santai melalui agenda ngopi bersama. Forum informal ini ditujukan untuk merawat hubungan antara pengurus, kader, hingga pendampingan calon anggota baru.
“Melalui kegiatan ngopi bareng, kita bisa membangun solidaritas antarpengurus dan kader, serta melakukan pendampingan kepada calon anggota baru. Kami juga menyiapkan kegiatan evaluasi pengurus setiap bulannya,” lanjutnya.
Seluruh agenda ini dijadwalkan berjalan secara bertahap setelah seluruh struktur pengurus resmi dilantik. Yon Adit menekankan pentingnya rasa kepemilikan kolektif dalam menjalankan roda organisasi ke depan.
Ia mengingatkan bahwa kekuatan utama PMII Al-Hikam terletak pada rasa kebersamaan dan gotong royong seluruh anggotanya. Tanpa keterlibatan aktif dari semua pihak, tujuan besar organisasi akan sulit tercapai.
“Saya ingin menekankan bahwa PMII Al-Hikam bukan milik ketua rayon ataupun perorangan, melainkan PMII Al-Hikam adalah milik kita bersama,” tegas Yon Adit menutup perbincangan.
*) penulis : M Omrowi,Biro Advokasi PMII Rayon Al Hikam











